Categories
News

Trending Topic – Urbanisasi Mendorong M-Commerce

Trending Topic – Urbanisasi Mendorong M-Commerce

Jakarta siang beda dengan Jakarta di waktu malam. Tahun 2010 saja jumlah penduduk pada siang hari sudah mencapai sekitar 12 juta orang, sedang malamnya menyusut menjadi 9,6 juta orang. Pada saat mudik Lebaran 2013, Jakarta “mengirim” sekitar 8,5 juta orang ke seluruh daerah di Indonesia. Sedang secara nasional jumlah pemudik Lebaran 2014 lalu berada pada angka sekitar 28 juta orang. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa perpindahan manusia dari satu tempat ke lain merupakan fenomena yang serius di negara ini.

Sumber : Gigapurbalingga

Dan angkanya terus meningkat dari tahun ke tahun, menimbulkan dampak urbanisasi menjadi persoalan pelik. Namun perpindahan orang, terutama yang berwujud urbanisasi, juga menunjukkan fenomena tersendiri dalam dunia digital, salah satunya pada m-commerce. ConsumerLab, yang merupakan lembaga riset dari Ericsson, mendapati bahwa urbanisasi memicu kebutuhan layanan m-commerce di berbagai negara berkembang di Asia, termasuk Indonesia. Misalnya dalam bentuk mengirim dan menerima uang melalui ponsel.

Riset yang dilakukan di Bangladesh, Indonesia dan Vietnam ini mengungkapkan bahwa 54 persen responden di Indonesia, yang merupakan negara paling maju dalam hal perekonomian di antara ketiganya, telah menggunakan layanan pengiriman uang (mengirim danatau menerima uang). Vietnam berada di nomor dua dengan 45 persen. Dan 34 persen di Bangladesh. Di Bangladesh terdapat sebuah layanan transfer uang berjuluk bKash yang mampu memicu minat 97 persen responden di Bangladesh terhadap layanan transfer uang tersebut.

Saking populernya, layanan bKash itu diketahui oleh 100 persen responden.Di Indonesia, ada 49 persen responden yang tertarik dengan layanan pengiriman uang secara mobile. Sementara itu yang mengetahui layanan tersebut ada 35 persen. Sedang di Vietnam, persentase untuk masing-masing hal tersebut yaitu 26 persen dan 19 persen.

Yang menarik adalah bahwa meskipun angka minat dan pengetahuan tentang keberadaan layanan transfer uang melalui ponsel namun yang benar-benar menggunakannya masih sangat kecil. Angkanya adalah 4 persen di Bangladesh, dan masing-masing 1 persen di Indonesia dan Vietnam.

Categories
News

Software Desain – Alleysoft Autorun Design III

Software Desain – Alleysoft Autorun Design III

Buat file autorun untuk aplikasi Anda Apakah Anda memiliki sebuah aplikasi atau game buatan Anda sendiri Apakah Anda ingin membuatnya ke dalam sebuah file autorun yang dapat dijalankan secara otomatis di PC Tampaknya Anda harus mencoba aplikasi yang satu ini. Alleysoft Autorun Design III memiliki kemampuan untuk membuat file autorun dalam sekali proses. Saat selesai di-install dan dibuka di PC Anda, Alleysoft Autorun Design III memiliki desain tampilan yang sangat sederhana.

Sumber : Wa Web

Desainnya mengingatkan Anda pada aplikasi-aplikasi PC di zaman Windows 95. Menu-menu yang ada bentuknya kaku dengan warna yang kurang menarik. Namun, untuk pembuatan fungsi autorun, Anda dimudahkan dalam berbagai hal. Dari template yang sudah disediakan, Anda akan disodorkan banyak objek di template tersebut. Anda bisa mengisi setiap informasi di dalam template melalui bagian Object Properties. Mulai dari nama file, jenis sistem operasi yang digunakan, logo aplikasi Anda, tahun pembuatan, hingga file tutorial dapat dimasukkan dengan mudah. Bahkan untuk link aplikasinya sendiri, Anda tinggal meletakkannya ke bagian Action. Tidak ada wizard di aplikasi ini.

Hal ini karena Alleysoft Autorun Design III menggunakan satu window saja. Jadi, semua hal yang berkaitan dengan objekobjek yang terdapat pada file autorun bisa langsung dikerjakan dalam sekali pandang. Hasil yang Anda kerjakan juga dapat dilihat langsung dengan cara memutarnya. Hasil file ini dapat Anda simpan ke dalam format bawaan aplikasi atau Anda ekspor menjadi file EXE. Anda juga bisa membuatnya dalam sebuah file autorun CD atau DVD dan langsung membakarnya melalui sebuah dribe pembakar.

Bagi Anda yang kurang menguasai tool-tool yang disediakan dalam lembar kerja, Anda bisa mempelajarinya terlebih dahulu di menu Help. Walaupun tetap dengan desain yang sangat sederhana, menu Help disediakan cukup lengkap secara offline. Jadi Anda dapat mempelajarinya kapan dan dimanapun Anda berada, tanpa perlu koneksi ke Internet. Kesimpulan Aplikasi yang dapat mendukung program yang Anda buat. Secara keseluruhan pengoperasiannya cukup mudah.

Categories
News

Bersama Go-Jek Untuk Tambah Masa Pajak

Bersama Go-Jek Untuk Tambah Masa Pajak

Rencana Kemenkeu untuk menggandeng perusahaan transportasi online terkemuka di Indonesia, Go-Jek sebagai salah satu agen pajak dinilai sebagai hal yang unik dan baru. Kerja sama ini nantinya diharapkan bisa meningkatkan jumlah masa pajak baru.

Sumber : Gotax

Go-Jek bermula sebagai salah satu perusahaan start up yang makin lama makin tumbuh berkembang. Jumlah kemitraan atau merchant untuk berbagai layanan online tersebut bahkan telah mencapai lebih dari 100 ribu-an. Meskipun demikian mitra pengemudinya kurang lebih mencapai 250ribu.

Menteri keuangan Indonesia, Sri Mulyani mengungkapkan jika pihaknya ingin kerja sama tersebut menguntungkan juga bagi pihak Go-Jek, setidaknya seluruh mitra Go-Jek bisa memiliki NPWP dengan mudah. Selanjutnya, Go-Jek diharapkan dapat membantu warga dalam melaporkan SPT Tahunan mereka.

“Go-Jek bukan bekerja sebagai agen pembuatan NPWP melainkan berperan selaku fasilitator yang memfasilitasi mitranya dalam pembuatan NPWP dan SPT pajak supaya lebih mudah serta simple” Ujar Sri mulyani.

Beliau menambahkan, pihaknya akan membantu mendengarkan masukan dari Go-Jek tentang pendaftaran NPWP melalui fitur e-filling. Setelah itu, Kementerian Keuangan akan selalu berkoodinasi dengan Go-Jek mengenai apa saja hal yang berkaitan dengan sistem yang akan digunakan.

“Kita lihat saja, apakah itu jenis kerja sama yang dapat system by system yang telah terintegrasi atau gunakan cara lainnya. Saya akan menyerahkan urusan tersebut pada tim teknis. Saya tidak paham apakah datanya akan langsung diimpor atau sistemnya dapat langsung digunakan” ujar Sri Mulyani.

Pengamat perpajakan, Yustinus Prastowo dari Center for Indonesia Taxation Analysis mengatakan jika langkah yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan yang memiliki rencana untuk menggandeng perusahaan penyedia aplikasi sarana transportasi online dalam membantu memberikan fasilitas layanan proses pembuatan NPWP atau SPT dinilai sebagai langkah yang terbaik.

Menurut Yustinus, dengan target dari penerimaan pajak yang cukup besar, Kemenkeu melalui Dirje Pajak memang harus lebih kreatif lagi dalam mencari potensi pajak yang baru. “Saya menilai jika ide ini sangat bagus. Meskipun yang kita tahu jika sudah ada ASP yang ditawarkan, namun melalui aplikasi transportasi online dapat memudahkan yang sudah sepatutnya pemerintah mendukung” ungkapnya.

Categories
News

PETUGAS PAJAK DIBUNUH

DUA Pajak Pratama Kota Sibolga, Su matera Utara, tewas dibunuh wajib pajak di Jalan Yos Sudar so, Desa Hililao, Kilometer 5, Gu petugas Kantor Pelayanan- – – nung Sitoli, Nias, Sumatera Utara, Selasa pekan lalu. Keduanya adalah juru sita penagihan Parada Toga Fransriano Siahaan dan pegawai honorer satuan pengamanan Soza Nolo Lase. Pelaku pembunuhan adalah Agusman Lahagu alias Ama Tety, pengusaha jual-beli karet setempat. Agusman telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara. ”Kami sedang mendalami motif pembunuhan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Utara Komisaris Besar Helfi Assegaf, Selasa pekan lalu.

Peristiwa bermula ketika Parada dan Soza hendak menagih tunggakan pajak perseorangan Agusman sebesar Rp 14 miliar. Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi mengatakan Agusman menunggak pembayaran pajak selama dua setengah tahun. Menurut Ken, Parada dan Soza mencari Agusman di kantornya di Sibolga untuk menyerahkan surat penagihan pajak. Tapi Agusman tak ada di tempat. Keduanya kemudian mendatangi gudang penampungan karet milik Agusman di Nias. ”Di sanalah kedua petugas kami dihakimi sendiri oleh wajib pajak,” ucapnya. Hingga Rabu pekan lalu, polisi telah menangkap sepuluh orang, termasuk Agusman. Polisi juga menetapkan empat tersangka lain lantaran diduga ikut menganiaya Parada dan Soza hingga tewas. Keempat tersangka merupakan karyawan di gudang milik Agusman. Mereka adalah Anali Zalukhu, Desama Lahagu, Marwan Gulo, dan Bedali Lahagu. Semua tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana.