Categories
News

Megahnya Statsiun di Moskow

Layaknya galeri seni dengan jajaran lukisan dan interior klasik, inilah The Moscow Metro. Stasiun bawha tanah di kota Moskow , Rusia ini dibuka sejak tahun 1935 silam. Desain stasiun ini memiliki filosofi sendiri yang erat kaitannya dengan propaganda Soviet untuk menciptakan kekuasaan dengan masa depan yang cerah. Filosofi tersebut yaitu svet yang artinya cahaya dan sveltloe budushchee yang artinya masa depan yang cerah. Untuk semakin mengentalkan propaganda tersebut, stasiun ini juga penuh dengan gambar-gambar lenin, pemimpin Soviet terdahulu, serta elemen propaganda Soviet Homo Sovieticus.

Baca juga : Distributor Genset Silent di Semarang

Kudah Masjid Terbesar di Dunia

Jangan kira masjid dengan kubah besar di dunia ini ada di Arab atau negara muslim lainnya di luar negeri. Ternyata rekor kubah masjid terbesar di dunia dimiliki Masjid Al-A’zhom yang berada di Tangerang.

Masjid yang dibangun di atas lahan seluas 2,25 hektar dngan luas bangunan 5.775 meter persegi ini memiliki kubah dengan diameter 63 meter. Uniknya, kubah sebesar itu tidak ditopang dengan tiang penyangga melainkan oleh empat kubah kecil berbebntuk setengah lingkaran. Jika dilihat dari dalam, maka kita akan melihat 5 buah kubah berwarna emas dengan hiasan kaligrafi yang indah. Jumlah kubah ini juga mencerminkan shalat 5 waktu untuk umat Islam.

Perpustakaan Mikro dari Ember Bekas

Satu lagi hal unik dari si Kota Kembang. Sekitar 2000 ember bekas es krim digunakan sebagai fasad atau bagian depan dari bangunan perpusatakaan mikro di Jalan Bima, Cicendo Bandung. Bangunan unik ini adalah hasil rancangan Daliana Suryawinata , arsitek dari SHAU Architecture. Jika diperhatikan, susunan ember-ember tersebut membentuk kode binari yang dapat dibaca sebagai “ Buku adalah Jendela Dunia “. Ternyata , kode binari tersebut adalah titipan pesan dari walikota Bandung, Ridwal Kamil. Yang ingin meningkatkan minat baca masyarakat di segala usia.

Bukan itu saja, penggunaan ember bekas ini juga berfungsi agar pengunjung bisa melihat isi perpustakaan dari luar. Lubang-lubang di antara susunan ember juga mempermudah masuknya udara dan sinar matahari sehingga perpustakaan ini tiadk perlu memakai AC. Perpustakaan ini memiliki dua lantai dengan luas 100 meter. Proses pembangungannya sendiri memakan waktu 3 bulan dengan nilai pembangunan sekitar 520 juta. Buku-buku koleksi berada di lantai dua sedangkan di lantai satu terdapataula mini yang dapat digunakan untuk berkumpul, diskusi dan acara pertemuan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *