Categories
Resep

Mencicipi Kerpikik Bayam Dengan Rasa Pedas

Penggemar gorengan boleh bertambah senang. Hadir lagi camilan goreng yang kepedasannya bisa dipilih. Camilan ini berupa keripik yang dibuat dari lembaran bayam yang dicelup tepung dan digoreng.

Sehabis digoreng, ditaburkanlah bubuk cabai kering yang sangat menggoda selera. Jumlah taburannya diatur sesuai level kepedasan. Nah, siapa berani mencoba?

Anda pasti pernah mencicipi tempura bayam di resto jepang yang disajikan bersama tempura jenis lain. Nah, kini ada cemilan serupa yang juga sangat layak coba sama halnya dengan catering Depok murah. Namanya, kebun Crispy.

“Saya menamakannya ‘kebun’ karena bayam merupakan hasil kebun,”ujar Antoni Winata (24), sang pembuat keripik ini, seperti yang Ia katakan kepada Soulofren.com.

Sebelum dicelupkan ke dalam adonan tepung, bayam dikukus dahulu supaya steril dan digoreng sebentar agar lebih renyah dan kering.

Setelah itu bayam baru dicelupkan ke dalam adonan pencelup yang dibuat dari tepung terigu, tepung beras, dan telur. Penggorengan terakhir tentu harus membuat keripik jadi betul-betul renyah. Sesuai dengan tren makanan pedas, maka Antoni pun membuat keripik dengan rasa pedas yang berlevel

Keripik yang sudah jadi ini kemudian ditabur cabai kering bubuk yang punya 3 level kepedasan yaitu tingkat standar (sekadar pedas), advance (pedasnnya dua kali dari level standar), dan master (pedasnya 4 kali dari standar). Tentu untuk Anda yang tidak suka pedas juga disediakan keripik bayam polos tanpa taburan yang rasanya cenderung gurih.

Cabai keringnya diproduksi sendiri oleh Antoni, dibuat dari cabai rawit hijau dan cabai rawit merah. Paduan ini menciptakan taburan menarik di atas keripik. Ia sengaja membuat cabai kering ini sendiri supaya cabai cukup kering dan tidak membuat keripik basah dan cepat melempem.

Untuk menaikkan rasa, cabai kering ini diberi garam. Sebungkus keripik bayam berbobot 155 gram dijual dengan harga Rp 20 ribu. Pemasarannya dilakukan secara online dan mulut ke mulut. Antoni juga punya reseller dan agen-agen (yang membawahi reseller).

elama sekian bulan berproduksi, pemasarannya sudah sampai ke seluruh Indonesia.

Untuk luar Jakarta, pemesanan lewat jasa pengiriman dengan ongkos kirim ditanggung pembeli. Tak usah khawatir bakal pecah karena keripik sudah dikemas di dalam plastik tebal. Üntuk ke luar kota, masih saya tambah kardus lagi,” jelas Antoni. Antoni membuat keripik ini 5 hari dalam seminggu, 50 bungkus per harinya.

Keripik ini bisa bertahan sampai 4 bulan. Anda yang berminat membeli, bisa datang langsung ke tempat produksi di Tanjung Duren, Jakarta Barat atau lewat telepon/ pesanan online.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *