Categories
News

PETUGAS PAJAK DIBUNUH

DUA Pajak Pratama Kota Sibolga, Su matera Utara, tewas dibunuh wajib pajak di Jalan Yos Sudar so, Desa Hililao, Kilometer 5, Gu petugas Kantor Pelayanan- – – nung Sitoli, Nias, Sumatera Utara, Selasa pekan lalu. Keduanya adalah juru sita penagihan Parada Toga Fransriano Siahaan dan pegawai honorer satuan pengamanan Soza Nolo Lase. Pelaku pembunuhan adalah Agusman Lahagu alias Ama Tety, pengusaha jual-beli karet setempat. Agusman telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara. ”Kami sedang mendalami motif pembunuhan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Utara Komisaris Besar Helfi Assegaf, Selasa pekan lalu.

Peristiwa bermula ketika Parada dan Soza hendak menagih tunggakan pajak perseorangan Agusman sebesar Rp 14 miliar. Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi mengatakan Agusman menunggak pembayaran pajak selama dua setengah tahun. Menurut Ken, Parada dan Soza mencari Agusman di kantornya di Sibolga untuk menyerahkan surat penagihan pajak. Tapi Agusman tak ada di tempat. Keduanya kemudian mendatangi gudang penampungan karet milik Agusman di Nias. ”Di sanalah kedua petugas kami dihakimi sendiri oleh wajib pajak,” ucapnya. Hingga Rabu pekan lalu, polisi telah menangkap sepuluh orang, termasuk Agusman. Polisi juga menetapkan empat tersangka lain lantaran diduga ikut menganiaya Parada dan Soza hingga tewas. Keempat tersangka merupakan karyawan di gudang milik Agusman. Mereka adalah Anali Zalukhu, Desama Lahagu, Marwan Gulo, dan Bedali Lahagu. Semua tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *